Senin, 04 Mei 2015

Pengambilan Keputusan Dalam Organisasi




Pengambilan Keputusan :
Pengamabilan Keputusan adalah suatu hasil atau dari proses mental atau kognitif yang membawa pada pemilihan suatu jalur tindakan di antara beberapa alternatif yang tersedia. Suatu pengambilan keputusan bisa menghasilkan berupa final sedangkan keluaran bisa berupa tindakan suatu aksi  terhadap pilihan nya.
Terdapat beberapa pengertian pengambilan keputusan yang telah disampaikan oleh para ahli, diantaranya adalah sebagai berikut :
*      Menurut George R. Terry
Pengambilan keputusan adalah pemilihan alternatif perilaku (kelakuan) tertentu dari dua atau lebih alternatif yang ada.

*      Menurut S.P. Siagian
Pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap hakikat alternatif yang dihadapi dan mengambil tindakan yang menurut  perhitungan merupakan tindakan yang paling tepat.

*      Menurut James A.F. Stoner
Pengambilan keputusan adalah proses yang digunakan untuk memilih suatu tindakan sebagai cara pemecahan masalah








Proses Pengambilan Keputusan :

Proses pengambilan keputusan merupakan tahap-tahap yang harus dilalui atau digunakan untuk membuat keputusan. Secara umum, proses pengambilan keputusan terdiri atas tiga tahap, yaitu sebagai berikut :
1.      Penemuan Masalah
*      Tahap ini merupakan tahap untuk mendefinisikan masalah dengan jelas, sehingga perbedaan antara masalah dan bukan masalah (misalnya isu) menjadi  jelas.

2.      Pemecahan Masalah
*      Tahap ini merupakan tahap penyelesaian terhadap masalah yang sudah ada atau sudah jelas. Langkah-langkah yang diambil adalah sebagai berikut :
*      Identifikasi alterntif-alternatif keputusan untuk memecahkan masalah
*      Perhitungan mengenai faktor-faktor yang tidak dapat diketahui sebelumnya atau diluar jangkauan manusia, identifikasi peristiwa- peristiwa di masa datang (state of nature)
*      Pembuatan alat (sarana) untuk mengevaluasi atau mengukur hasil,  biasanya berbentuk tabel hasil (pay off table).
*      Pemilihan dan penggunaan model pengambilan keputusan
    
3.Pengambilan Keputusan
*      Keputusan yang diambil adalah berdasarkan pada keadaan lingkungan atau kondisi   yang ada, seperti kondisi pasti, kondisi beresiko, kondisi tidak pasti, dan kondisi      konflik.

Dasar Pengambilan Keputusan :
Menurut George R.Terry dan Brinckloe disebutkan dasar-dasar pendekatan dari pengambilan keputusan yang dapat digunakan yaitu :
1.      Intuisi
*      Pengambilan keputusan yang didasarkan atas intuisi atau perasaan memiliki sifat subjektif sehingga mudah terkena pengaruh
2. Pengalaman
*      Pengambilan keputusan berdasarkan pengalaman memiliki manfaat bagi pengetahuan praktis, karena pengalaman seseorang dapat memperkirakan keadaan sesuatu, dapat diperhitungkan untung ruginya terhadap keputusan yang akan dihasilkan.
3. Fakta
*      Pengambilan keputusan berdasarkan fakta dapat memberikan keputusan yang sehat, solid dan baik.


4. Wewenang
*      Pengambilan keputusan berdasarkan wewenang biasanya dilakukan oleh pimpinan terhadap bawahannya atau orang yang lebih tinggi kedudukannya kepada orang yang lebih rendah kedudukannya.

5. Logika
Pengambilan keputusan yang berdasarkan logika ialah suatu studi yang rasional terhadap semuan unsur pada setiap sisi dalam proses pengambilan keputusan.
Pada pengambilan keputusan
secara logika terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu :
*      Kejelasan masalah
*      Orientasi tujuan : kesatuan pengertian tujuan yang ingin dicapai
*      Pengetahuan alternatif : seluruh alternatif diketahui jenisnya dan konsekuensinya
*      Preferensi yang jelas : alternatif bisa diurutkan sesuai kriteria
*      Hasil maksimal : pemilihan alternatif terbaik didasarkan atas hasil ekonomis yang maksimal
Jenis-jenis pengambilan keputusan :
*      Pengambilan Keputusan Berdasarkan Intuisi
Keputusan yang diambil berdasarkan intuisi atau perasaan lebih bersifat subjektif yaitu mudah terkena sugesti, pengaruh luar, dan faktor kejiwaan lain.
*      Pengambilan Keputusan Rasional
Keputusan yang bersifat rasional  berkaitan dengan daya guna.
*      Pengambilan Keputusan Berdasarkan Fakta
 Ada yang berpendapat bahwa sebaiknya pengambilan keputusan didukung oleh    sejumlah fakta yang memadai.
*      Pengambilan Keputusan Berdasarkan Pengalaman
Sering kali terjadi bahwa sebelum mengambil keputusan, pimpinan mengingat-ingat apakah kasus seperti ini sebelumnya pernah terjadi.
*      Pengambilan Keputusan Berdasarkan Wewenang
 Banyak sekali keputusan yang diambil karena wewenang(authority) yang dimiliki.


Bentuk-bentuk atau jenis-jenis  :

KeputusanKeputusan Terprogram
*      Merupakan keputusan yang berulang dan telah ditentukan sebelumnya, dalam keputusan terprogram prosedur dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami organisasi.

Keputusan Tidak Terprogram
*      Keputusan ini belum ditetapkan sebelumnya dan pada keputusan tidak terprogram tidak ada prosedur baku yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan.


Faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan yaitu :
*       Internal Organisasi seperti ketersediaan dana, SDM, kelengkapan peralatan, teknologi dsb.
*       Eksternal Organisasi seperti keadaan sosial politik, ekonomi, hukum,dsb.
*       Ketersediaan informasi yang diperlukan
*       Kepribadian dan kecapakan pengambil keputusan,

kesimpulan bahwa : Pengambilan keputusan merupakan suatu proses  pemilihan alternatif terbaik dari beberapa alternatif secara sistematis untuk ditindaklanjuti (digunakan) sebagai suatu cara pemecahan masalah ,Jika mereka tidak dilibatkan dalam kegiatan mendiskusikan persoalan yang relavan bagi mereka maka partisipasi mereka dalam pengambilan keputusan tidak akan sukses.