Keinginan
Dika memiliki hewan peliharan yang bisa mengusir kesepiannya. Awalnya sempat
bingung menentukan hewan apa yang akan dipelihara. Dari mulai Anjing, sampai
dengan Sugar Glinder. Tapi
ujungnya-ujungnya tetap memilih kucing lagi. Alfa ke mana? –kucing dia yang pernah ikut bercerita di buku
sebelumnya, si Alfa tinggal di keluarga besarnya, situasinya saat itu dia
sudah mandiri.
“Katanya kalau kita memilih kucing
untuk dibawa pulang,
cara yang paling baik adalah
membiarkan kucingnya yang memilih kita.
Ketika di breeder, ataupun di pet
shop, kita harus memperhatikan
apakah ada kucing yang mendatangi
kita, membuat koneksi sama kita.” (Hal. 94)
Akhirnya
pilihannya jatuh pada si Bos, begitu dia memanggilnya. Termasuk ras kucing Scottish Fold, dengan mata bulat dan
telinganya tertutup setengah membuat kesan unyun buatnya. Panggilan Bos sejalan
dengan tingkahnya seperti bos besar.
“Kadang gue sampai bingung mana yang
majikan, mana yang peliharaan.
Bagi si Bos, gue adalah
pembuka-makanan-kaleng-berjalan.” (Hal. 98)
Bagi pecinta
kucing, kalian akan mendapatkan banyak pesan tersirat di dalamnya. Tapi tak
hanya membahas kucing, dia juga sesekelai curhat. Seperti kisah cinta bersama
mantan pacarnya yang bernama Avi. Dulu sewaktu pacaran, Avi pernah dikasik
Anjing sama Dika, yang diberi nama Chica.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar